Seiring Sejalan

Bila matahari terbit, kuingkari langit
Siang nan terang makin benderang, kau tahu mataku terpejam
Saat senja temaram, itulah waktuku mengarang
Kadang aku senang, lain kali meradang
Bukan rahasia buatmu, kalau pengarang berdendang
Itulah aku, yang kauguncang
Cerita berliku, kaupindai kaku
Siapakah kamu, yang tak malu
Merombak makna, mencabik rasa
Bahasaku, bukan milikmu
Bahasaku, layak kaujamu
Jadikan baru, dalam bahasamu
Satu pintaku, untuk kebaikanmu
Terimalah aku, menjadi kawanmu
Satu hal nyata, yang harus kau bisa
Cintai bahasa, sepenuh jiwa
Agar kita senantiasa jaya
Aku pengarang, engkau penerjemahnya
Aku menulis, engkau mengartikannya
Itulah kita, sahabat sejalan
Berjalan seiring, bergandengan tangan
Untuk sebuah gubahan, satu pandangan
22 Februari 2013
Diterbitkan dalam Antologi Karya Penerjemah (milis Bahtera): “Pesona Penyingkap Makna”, 2013
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s