Category: Uncategorized

Pesona Penyingkap Makna: Buku Antologi Milis Bahtera

pesona-penyikap-makna-200x209Mengawali tahun 2013 yang belum lama kita masuki, milis penerjemah Bahtera kembali meluncurkan buku kumpulan tulisan para anggotanya. Buku pertama, Tersesat Membawa Nikmat (TMN), yang terbit pada tahun 2009, didominasi oleh penuturan para penerjemah dan juru bahasa tentang perjalanan karier mereka yang seolah diawali secara tidak sengaja. Buku kedua, Menatah Makna (MM), yang terbit pada tahun 2011, menekankan unsur keterampilan dan kerja keras serta ‘jam terbang’ yang dijalani pelaku profesi ini dalam kegiatan usaha mereka sebagai penyampai makna. Buku ke-3 dengan tajuk Pesona Penyingkap Makna (PPM) ingin lebih menekankan sisi daya tarik profesi ini yang menyebabkan beberapa penulis dengan yakin dan percaya diri beralih profesi.
Simak selengkapnya.
Daftar Isi:

Pengantar Ketua Dewan Kehormatan HPI

Prakata

SEMAKIN BERNAS SEMAKIN BERDAYA

Indria Salim: Singa Mati

  1. Desak Nyoman Pusparini: Terima kasih Facebook!
  2. Dina Begum: Kuliah di HPI
  3. Hanny Wishnuardi: Kuliah Terjemahan di Paris
  4. R.A. Kanya Varistha Devi Puspokusumo: Penerjemah versus Rendah Hati
  5. Ratri Kumudawati: N.A.A.T.I. Kunci Penerjemahan di Australia
  6. Sofia Mansoor: Dari Bankdraft hingga Transfer Antarbank
  7. Tanto Hendy Samidjan: Cara Efektif Mengelola Volume Order
  8. Rosmeilan Siagian: Ikut AJLET, yuk!
BUKU DAN PENERJEMAH

Indria Salim: Seiring Sejalan

  1. Desak Nyoman Pusparini: Berkomunikasi dengan Pengarang
  2. Dina Begum: Menerjemahkan Buku yang Sudah Diterjemahkan Siapa Takut?
  3. Maria Perdana: My Odyssey
  4. Rini Nurul Badariyah: Menulis vs Menerjemahkan
MAJU KENA MUNDUR KENA

Indra Blanquita Hurip: I, the Interpreter

  1. Dvi Shifa: Dan Aku pun Enggan Menjadi Selebriti
  2. Hanny Wishnuardi: Elle N’a Pas Confiance à Moi? C’est Ca?!
  3. Indah Nuritasari: Maaf, Saya Bukan Tukang Sulap!
  4. Indria Salim: Juru Bahasa Acara Lamaran Pernikahan
  5. Samsu Umar: Tantangan Juru Bahasa: Belajar Bahasa Inggris “Asing”
KIAT DAN SIASAT

Dina Begum: Puisi, Syair, dan Sebangsanya

  1. Femmy Syahrani, Rini Nurul, Sofia Mansoor: Catatan Penerjemahan
  2. Daisy Subakti: Mencapai Tingkat Penerjemah Profesional yang Diakui Berbagai Agensi
  3. Indra Listyo: Terjemahan Akurat dan Terbaca Wajar
  4. Wiyanto Suroso: Kiat Menjadi Penerjemah yang Beruntung
  5. Ikram Mahyuddin: Google, Mesin Pencari, Sahabat Penerjemah
  6. Indra Listyo: Pertimbangan Awal Penting Sebelum Melaksanakan Penjurubahasaan
  7. Istiani Prajoko:  Saran untuk Penerjemah Pemula
  8. Ivan Lanin: Mencari Padanan Istilah
BUKAN SEKADAR BAHASA

Indria Salim: Kata

  1. Sofia Mansoor: Suka Duka Berbahasa Serumpun
  2. Katsujiro Ueno: Bahasa Indonesia dalam Kehidupan Saya
  3. Nursalam AR: Indonglish
  4. Setyadi Setyapranata: Masalah Pengindonesiaan Istilah Teknis – “MD SMPG-Kasur Hidup”
  5. Niken Terate: Ignorance is A Bliss
  6. Sofia Mansoor: I am going today
SISI LAIN

Sugeng Hariyanto: Kerja

  1. Ade Indarta: Satu Hari dalam Kehidupan Penerjemah In-House
  2. Kurnia Amirullah: Sindrom Tourette dan Karya Terjemahanku
  3. Yulia Baso: Diversifikasi Karier
MANIS-MANIS PAHIT

Eva Y. Nukman: Deadline

  1. Betty Tiominar: Ternyata
  2. Nursalam AR: Kok Ngantor Lagi?
  3. Rahmad Ibrahim: Menerjemahkan – Antara Hobi dan Sesuatu yang Luar Biasa
  4. Slamet Hartadi: Malam-malam di Gunung Berbatu
  5. Sofia Barata: Translators are Failed Writers
  6. Sri Lestari: Meningkatkan Kualitas, Menaikkan Tarif
  7. Wiyanto Suroso: Menjalani Dua Profesi Sekaligus, atau Harus Memilih?
  8. Nursalam AR: Berawal dari Hinaan
TURUN GUNUNG

Sugeng Hariyanto: Jadilah Dirimu yang Terbaik

  1. Sofia Mansoor: TransCon Atma Jaya-dari Oxtail Soup sampai Pukuli Saya
  2. Suzan Piper: Pergaulan dengan Kawan dan Ide di Konferensi AUSIT 2012
  3. Dina Begum: Ketika Penerjemah, Editor, dan Penulis ‘Dikurung’ untuk Menerjemahkan Novel
HPI SELAYANG PANDANG

Indra Blanquita Hurip: Untukmu, HPI

  1. Anna Wiksmadhara: Sejarah HPI
  2. D. Rahadi Notowidigdo: Indonesian Directory of Translators and Interpreters
  3. Dina Begum: Temu HPI Komp@k Istimewa Memperingati Hari Jadi ke-39 HPI
  4. Maria E. Sundah: TSN Sebermula …
Ulasan:
Advertisements

Translation Job Keeps Me Learning

Just some thoughts to elaborate afterwards, so here are some pointers I can think of:

  • Do not be a translator if you do not like reading
  • Translation needs some curious persons
  • Translation is an art
  • Translation needs some research skills
  • Translation needs writing skills
  • Translation is so much related to passions.
  • Translators are doubtful as well as self-confident persons

    (will be updated as and when necessary)

Seiring Sejalan

pesona-penyikap-makna-200x209
Bila matahari terbit, kuingkari langit
Siang nan terang makin benderang, kau tahu mataku terpejam
Saat senja temaram, itulah waktuku mengarang
Kadang aku senang, lain kali meradang
Bukan rahasia buatmu, kalau pengarang berdendang
Itulah aku, yang kauguncang
Cerita berliku, kaupindai kaku
Siapakah kamu, yang tak malu
Merombak makna, mencabik rasa
Bahasaku, bukan milikmu
Bahasaku, layak kaujamu
Jadikan baru, dalam bahasamu
Satu pintaku, untuk kebaikanmu
Terimalah aku, menjadi kawanmu
Satu hal nyata, yang harus kau bisa
Cintai bahasa, sepenuh jiwa
Agar kita senantiasa jaya
Aku pengarang, engkau penerjemahnya
Aku menulis, engkau mengartikannya
Itulah kita, sahabat sejalan
Berjalan seiring, bergandengan tangan
Untuk sebuah gubahan, satu pandangan
22 Februari 2013
Diterbitkan dalam Antologi Karya Penerjemah (milis Bahtera): “Pesona Penyingkap Makna”, 2013

Seiring Sejalan

Bila matahari terbit, kuingkari langit
Siang nan terang makin benderang, kau tahu mataku terpejam
Saat senja temaram, itulah waktuku mengarang
Kadang aku senang, lain kali meradang
Bukan rahasia buatmu, kalau pengarang berdendang
Itulah aku, yang kauguncang
Cerita berliku, kaupindai kaku
Siapakah kamu, yang tak malu
Merombak makna, mencabik rasa
Bahasaku, bukan milikmu
Bahasaku, layak kaujamu
Jadikan baru, dalam bahasamu
Satu pintaku, untuk kebaikanmu
Terimalah aku, menjadi kawanmu
Satu hal nyata, yang harus kau bisa
Cintai bahasa, sepenuh jiwa
Agar kita senantiasa jaya
Aku pengarang, engkau penerjemahnya
Aku menulis, engkau mengartikannya
Itulah kita, sahabat sejalan
Berjalan seiring, bergandengan tangan
Untuk sebuah gubahan, satu pandangan
22 Februari 2013
Diterbitkan dalam Antologi Karya Penerjemah (milis Bahtera): “Pesona Penyingkap Makna”, 2013

Singa Mati, End of Story

Hari ini pukul sebelas malam

Aku menyandarkan tubuh penatku di dipan

Lamat-lamat kudengar derik cengkerik

Makin erat mata ini terpejam

 

Kasurku bergetar, hingar bingar

Terang lampu, menyorot bantalku

Jantungku berdegup kencang

Kantuk pun menghilang

Sebuah dering berdenting, ting!

Sebuah e-mail datang memajang

Di layar ponsel terlihat pesan penting, ting!

 

Bisakah Anda mengerjakan ini secepat kilat?

Singa mati pukul sembilan pagi

Waktu Anda esok hari

Bisakah Anda berjanji

‘Tuk menepati janji?

Dan ini harga mati

Sebelas dolar kalau jadi

Saya mungkin akan kembali lagi

Bila Anda menepati janji

Sebelas dolar itu pasti.

 

22 Februari 2013

Diterbitkan dalam Antologi Karya Penerjemah (milis Bahtera): “Pesona PenyingkapMakna”, 2013

Kata

Dalam diam aku menganyam kata
Mengenggam asa, menyibak makna
Kan kutempuh berjuta rasa, memantulkan pelangi jiwa
Kan kuterima anugerah masa, pada saatnya.

*Puisi ini diterbitkan dalam buku antologi: “Pesona Penyingkap Makna”,  karya para penerjemah yang tergabung dalam Milis Bahtera.

Kuterjemahkan juga versi bahasa Inggrisnya.

The Words

In silence I weave words

Holding up hopes, uncovering meaning

I’ll  go through myriad flavors, reflecting rainbow of the soul

 

I’ll  receive the gift of time, when the moment comes